Fakta Menarik Mengenai Film The Invisible Man

Fakta Menarik Mengenai Film The Invisible Man

Supervideofree.net – Seiring mengendurnya kekuatan Milea: Suara Dari Dilan serta Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn, sejumlah film baru tayang di bioskop. Salah satunya, The Invisible Man.

The Invisible Man karya Leigh Whannell yang menempatkan Elisabeth Moss sebagai pemeran utama. The Invisible Man telah tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (26/2/2020) lalu. Film horor ini panen pujian dari kritikus.

Dengan biaya produksi hanya satu digit, The Invisible Man diprediksi mudah mengeruk dolar dari peredarannya di seluruh dunia. Berencana menonton The Invisible Man pekan ini? Sebelum ke bioskop, simak dulu beberapa fakta menarik mengenai film the invisible man yang kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Penyegaran Pasca Bencana The Mummy
Proyek ini bentuk penyegaran sekaligus bagian dari Jagat Sinema Monster Klasik (shared cinematic universe) milik Universal. Jagat sinema ini dimulai pada 2017 saat The Mummy yang dibintangi Tom Cruise dilempar ke pasar.

Sayang, film ini dicaci maki kritikus. Bahkan, Tom Cruise nomine Aktor Terburuk di Razzie Awards. Bencana yang dibawa The Mummy membuat Universal Pictures menghentikan semua proyek yang berkaitan dengan Jagat Sinema Monster Klasik.

2. Syuting di Australia
Pada 2019, proyek ini digerakkan kembali dengan sejumlah perubahan. Universal Studio menyalakan lampu hijau untuk The Invisible Man dengan catatan, film ini dituturkan dengan sudut pandang lebih personal.

The Invisible Man dikembangkan ulang dengan Leigh Whannell sebagai sutradara sekaligus penulis naskah. Tahap praproduksi dieksekusi selama 6 bulan. Juli 2019, syuting dimulai. Lokasinya, di Sydney, Australia. Syuting selesai pada September 2019.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Sonic The Hedgehog

3. Jagat Sinema Monster Resmi Batal
Lahirnya The Invisible Man menandai batalnya Jagat Sinema Monster Klasik milik Universal. Padahal, jagat sinema ini tampak menjanjikan. Selain Tom Cruise, jagat sinema ini diperkuat Russell Crowe, Johnny Depp, dan Penelope Cruz.

Januari 2019, Universal menyebut film-film yang semula diisukan sebagai “anggota” Jagat Sinema Monster Klasik akan dibuat berdasarkan karakter dan cerita yang berdiri sendiri. BlumHouse dipinang untuk memperkuat megaproyek ini.

4. Bujet Super Realistis
Konon, musibah The Mummy membuat film-film yang dibuat berdasarkan karakter ini digarap dengan bujet sangat realistis. The Invisible Man misalnya, hanya dimodali 7 juta dolar AS dan tanpa diperkuat megabintang.

Maret 2019, Elizabeth Moss menjalani negosiasi dengan BlumHouse. Proses negosiasi berjalan mulus. Tak heran jika sebulan kemudian sejumlah pemain pendukung didapat di antaranya Storm Reid, Aldis Hodge, dan Harriet Dyer.

5. Terciptanya Dark Universe
Sejak awal, produser Jason Blum mengabarkan bahwa The Invisible Man bukan anggota Jagat Sinema Monster Klasik. Saat publik mendengar rencana pembuatan The Invisible Man, Jason Blum segera mengonformasi bahwa Johnny Depp tidak akan membintangi film ini.

The Invisible Man akan jadi pembuka bagi Dark Universe atau Jagat Sinema Kelam. Film ini tayang di bioskop Amerika Serikat pada 28 Februari 2020. Beruntung, dalam sesi gala premier film ini panen pujian.

6. Lebih Menarik, Lebih Dalam
Panen pujian membuat Elisabeth Moss optimistis The Invisible Man mampu melenggang di tangga box office dunia. Disinggung soal peran sebagai Cecilia Kass, Elisabeth Moss menyebutnya sebagai kenyataan yang melampaui harapan.

“Saya selalu jatuh hati pada film horor dan diam-diam menginginkan peran gadis yang berlari sambil menjerit histeris ketakutan. Nah, Cecilia Kass memberikan semua itu dengan penokohan yang lebih menarik sekaligus mendalam,” ujarnya ketika diwawancara The Guardian, baru-baru ini.

Fakta Mengenai Film Sonic The Hedgehog

Fakta Mengenai Film Sonic The Hedgehog

Supervideofree.net – Ini dia raja tangga box office dunia, Sonic The Hedgehog. Dirilis di Amerika Serikat dan Kanada pada 14 Februari 2020 lalu, Sonic The Hedgehog tembus 100 juta dolar AS pada akhir pekan pertama penayangan.

Tak hanya disukai awam, Sonic The Hedgehog memenangkan hati para kritikus. Sonic The Hedgehog tayang di bioskop Indonesia pada Selasa (25/2/2020) lalu. Film ini disambut meriah penggemar video gim Sonic The Hedgehog dan Jim Carrey.

Maklum, dalam Sonic The Hedgehog, sang aktor menjadi tokoh antagonis. Tak perlu ragu merogoh kocek untuk menonton Sonic The Hedgehog. Untuk Anda, kami telah menghimpun beberapa fakta dari balik layar Sonic The Hedgehog. Selamat menyimak dan selamat menonton.

1. Mangkrak Sejak 1990-an
Sonic The Hedgehog dibuat berdasarkan video gim waralaba yang dipublikasikan Sega. Film ini karya sineas debutan Jeff Fowler bermodal naskah dari Pat Casey dan Josh Miller. Proses penggarapan Sonic The Hedgehog melewati jalan panjang.

Penggarapan naskah film ini dimulai pada 1990-an dan tak pernah berkembang. Mengendap begitu saja. Pada 2013, Sony Pictures mengakuisisi hak waralaba. Setahun kemudian, Sony Pictures menyeriusi pembuatan Sonic The Hedgehog dengan bantuan Sega Sammy yang berbasis di Jepang.

2. Dari Sony ke Paramount
Pada 2016, Jeff Fowler dipinang untuk menggarap film ini. Sayang, Sony Pictures bukan pelabuhan terakhir Sonic The Hedgehog. Setahun setelah Jeff direkrut, Sonic The Hedgehog dijajakan oleh Sony Pictures kepada Paramount Pictures.

Terlunta selama 20 tahun, Sonic The Hedgehog kini jadi kuda hitam. Di tangan Paramount Pictures, film ini merajai tangga box office. Akhir pekan pertama penayangan, Sonic The Hedgehog meraup 111 juta dolar AS dari seluruh dunia.

3. Tertinggi Ketiga Sejagat
Hingga artikel ini disusun, Sonic The Hedgehog merupakan film dengan pendapatan kotor tertinggi ketiga sejagat. Ia hanya kalah dari Bad Boys For Life (Sony Pictures) yang memanen 391 juta dolar AS. Posisi runner-up, diduduki Dolittle (Universal Pictures) dengan 204 juta dolar AS.

Sonic The Hedgehog dengan mudah menyingkirkan Birds of Prey and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn. Film yang dibintangi Margot Robbie ini melempem di posisi keempat dengan pendapatan 173 juta dolar AS lebih.

Baca Juga : Fakta Menarik Mengenai Film Bloodshot

4. Pemeran Ant Man Batal Tampil
Mei 2018, beredar kabar Paul Rudd menjajaki kemungkinan bergabung di proyek Sonic The Hedgehog. Pemeran Ant-Man dipinang untuk menghidupkan Thomas Michael Wachowski alias Tom, sahabat Sonic. Sayang, negosiasi ini batal.

Beberapa hari kemudian beredar kabar, karakter Tom dimainkan James Marsden. Jim Carey tampil sebagai Dr. Robotnik. Ben Schwartz dipercaya mengisi suara Sonic. Beberapa bintang yang kemudian diberitakan memperkuat proyek ini di antaranya Adam Pally dan Tika Sumpter

5. Laba Rp 2,84 Triliun
Syuting Sonic The Hedgehog dimulai pertengahan September 2018 dan selesai pada 16 Oktober 2018. Dengan biaya produksi sekitar 90 juta dolar AS (sekitar 1,2 triliun rupiah), film ini telah mengumpulkan 203 juta dolar AS (2,84 triliun rupiah) dari seluruh dunia.

Sonic The Hedgehog digelari film adaptasi video gim dengan pendapatan tertinggi pada akhir pekan pertama penayangan (di AS dan Kanada). Beredar rumor, dengan uang sebanyak ini, jalan Sonic The Hedgehog menuju sekuel terbuka lebar.

6. Dua Aktor Nongkrong Bareng
Sebelum syuting, pemeran Tom, James Marsden, menongkrong bareng pengisi suara Sonic, Ben Schwartz. “Ini penting mengingat kami belum berada di ruang pemikiran yang sama,” beri tahu beri tahu James saat diwawancara ScreenRant.

Setelah beberapa kali nongkrong, James menyimpulkan, “Yang terpenting menjaga persahabatan Sonic dan Tom senatural dan senyata mungkin. Tak akan ada yang mau menonton pertemanan Tom-Sonic kecuali itu terasa nyata.” Performa keduanya di Sonic The Hedgehog panen pujian. CinemaScore menghadiahi nilai A untuk film ini.

Fakta Menarik Mengenai Film Bloodshot

Fakta Menarik Mengenai Film Bloodshot

Supervideofree.net – Bloodshot tayang di jaringan bioskop Tanah Air mulai Rabu (11/3/2020) lalu. Film ini dibintangi Vin Diesel, Eiza González, Sam Heughan, hingga Guy Pearce. Bloodshot mengisahkan Ray Garrison yang mengemban misi mengambil plutonium di Mombasa lalu membawanya ke AS. Misi berhasil.

Ray Garrison yang dijuluki Bloodshot pulang ke AS, bertemu istrinya, Gina DeCarlo (Talulah Riley). Saat bulan madu ke Italia, Martin Axe (Toby Kebbell) dan anak buahnya menyatroni penginapan Ray-Gina. Keduanya dibunuh.

Vin Diesel menyebut Bloodshot bergenre drama superhero. Ia bangga terlibat dalam proyek ini. Penasaran dengan fakta menarik dari film Bloodshot? Simak dulu mengenai beberapa fakta seputar Bloodshot yang kami kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Installment Pertama
Bloodshot dibuat berdasarkan karakter komik Valiant. Film ini diharapkan menjadi installment pertama yang membentuk jagat sinema Komik Valiant.

Dikerjakan oleh sineas debutan David S. F. Wilson, naskah Bloodshot ditangani Jeff Wadlow dan Eric Heisserer. Proyek layar lebar ini dieksekusi dengan biaya produksi 45 juta dolar AS atau sekitar 630 miliar rupiah.

2. Selamat Tinggal Jared Leto
Proyek layar lebar Bloodshot sebenarnya digagas sejak 2012. Juli 2017, Jared Leto dilirik sebagai pemeran utama. Tahun berikutnya, terkuak kabar bahwa aktor peraih Oscar itu batal tampil. Perannya digantikan Vin Diesel.

Bergabungnya Vin Diesel dikonfirmasi pihak studio pada Maret 2018. Syuting film Bloodshot dimulai pada Agustus 2018 dan berakhir pada Oktober 2018. Lokasinya dari Afrika Selatan, Republik Ceko, dan Hongaria.

3. Batalnya Jagat Sinema Komik Valliant
Bloodshot didistribusikan ke seluruh dunia oleh Sony Pictures. Pihak Sony mengabarkan, akan ada 4 film dari jagat sinema Komik Valliant yakni sekuel, dua film berbasis komik berseri dari Harbinger, dan film klimaks peperangan Harbinger. Bloodshot sebagai pembuka jalan diharapkan mampu mengeruk pendapatan sesuai target.

Rencana berubah ketika pada September 2019, Paramount Pictures mengumumkan merekalah yang memegang hak pendistribusian film-film Harbinger. Dengan begitu, jagat sinema komik Valliant kemungkinan batal.

4. Target Rp 140 Miliar
Perilisan Bloodshot di Indonesia dua hari lebih awal ketimbang Amerika Serikat dan Kanada (kawasan Amerika Utara). Di AS dan Kanada, Bloodshot baru dirilis pada 13 Maret 2020.

Bloodshot tayang berbareng dengan The Hunt yang dibintangi Hilary Swank dan I Still Believe (Britt Robertson). Tayang di 2.500 bioskop, Bloodshot diharapkan mengeruk pendapatan 10 juta atau 140 miliar rupiah pada akhir pekan pertama penayangan.

Baca Juga : Fakta Menarik Mengenai Film Onward

5. Vin Diesel Rangkap Jabatan
Dalam Bloodshot, Vin Diesel merangkap jabatan sebagai produser dan pemeran utama. Aktor kelahiran California, AS, 18 Juli 1967, ini menyebut rangkap jabatan dikerjakan secara profesional. Ia mendalami peran dan bisa menjelaskan esensi karakter Bloodshot dalam kalimat ringkas.

“Izinkan saya mengajak Anda ke pemahaman ini. Bloodshot pada akhirnya seorang tentara. Seorang tentara tidak dapat memutuskan kapan menarik diri atau dikerahkan ke medan perang,” ujarnya saat diwawancara USA Today, pekan lalu.

6. Bloodshot Versus Virus Corona
Seperti diketahui, wabah virus Corona berdampak di seluruh aspek industri termasuk perfilman. Sejumlah film ditunda jadwal penayangannya dari Petter Rabbit 2 hingga James Bond 007 No Time To Die.

Vin Diesel berkukuh tak menunda penayangan Bloodspot. Ia beralasan, “Kita butuh film sekarang melebihi apapun. Kami siap dan bersemangat merilis film ini ketika bioskop dan pengalaman menonton film berada di bawah ancaman virus corona. Saatnya mencetak rekor dan kami akan tunjukkan kemampuan film ini di tangga box office.”

Fakta Menarik Mengenai Film Onward

Fakta Menarik Mengenai Film Onward

Supervideofree.net – Pixar dan Disney kembali lagi merilis film animasi terbarunya yang berjudul Onward. Film ini merupakan film animasi pertamanya yang dirilis pada tahun 2020 ini. Tentunya, kehadiran film ini bisa mengobati rasa rindu para penggemar setia film Pixar dan Disney.

Sekilas cerita dalam film ini mengisahkan tentang dua saudara Lightfoot yang berusaha menghidupkan kembali ayahnya dengan sebuah tongkat ajaib. Sayangnya, wujud ayahnya hanya terbentuk sebagian dan mereka hanya memiliki waktu 24 jam untuk menghidupkan kembali ayahnya secara utuh.

Apakah para dua saudra Lightfoot ini berhasil menghidupkan kembali ayahnya secara utuh atau tidak? Tunggu kisah kelanjutannya di bioskop nanti.

Simak di bawah ini mengenai beberapa fakta menarik dari film Onward ini. Kira-kira apa saja, ya?

1. Onward dijawalkan rilis di Indonesia pada 4 Maret 2020 lalu
Sangat beruntung bagi negara Indonesia, karena film animasi Onward tayang dua hari lebih cepat dari jadwal seharusnya yaitu 6 Maret 2020 lalu. Tak hanya itu, ternyata film ini juga sudah tayang perdana pada 21 Februari 2020 lalu di Berlin International Film Festival, Berlin, Jerman.

2. Film animasi ini sukses mendapatkan rating tinggi
Meskipun film ini belum dirilis secara luas, ternyata film animasi Onward sudah berhasil mendapatkan rating tinggi yaitu skor 83% dari Rotten Tomatoes. Luar biasa banget, bukan? Apakah kamu yakin ingin melewatkan film animasi ini? Sebaiknya jangan, deh.

3. Dan Scanlon menjadi sutradara dan penulis naskah cerita dalam film ini
Dan Scanlon dipilih untuk menjadi sutradara dan penulis naskah cerita pada film animasi ini. Onward merupakan pengalaman keduanya menjadi sutradara dan penulis naskah cerita pada film animasi layar lebar ini. Sebelumnya, nama pria ini dikenal luas berkat hasil karyanya pada film Monsters University (2013) dengan memiliki dua tugas yang sama.

Dalam pengerjaan penulisan naskah cerita pada film ini, dia juga dibantu oleh Jason Headley dan Keith Bunin.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Guns Akimbo

4. Penuh bintang hollywood ternama
Selain memiliki rating yang tinggi, film animasi ini juga dihadiri oleh berbagai bintang hollywood ternama. Kira-kira siapa saja, ya? Berikut di bawah ini daftar beberapa artis yang menjadi pengisi suara film Onward.

• Tom Holland, dikenal dari The Impossible (2012), Captain America: Civil War (2016) dan Spider-Man: Homecoming (2017)
• Chris Pratt, dikenal dari The Lego Movie (2014), Guardians of the Galaxy (2014), dan Jurassic Worls (2015)
• Julia Louis-Dreyfus, dikenal dari Seinfeld (1990-1998) dan Veep (2012-2019)
• Oktavia Spencer, dikenal dari The Help (2011), Fruitvale Station (2013), dan Hidden Figures (2016)
• Mel Rodriguez, dikenal dari Panic Room (2002) dan Little Miss Sunshine (2006)
• Lena Waithe, dikenal dari Master of None (2015-2017) dan Ready Player One (2018)
• Ali Wong, dikenal dari Always Be My Maybe (2019) dan Bids of Prey: And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn (2020)

5. Korie Rae dipilih menjadi produser pada film ini
Nama dari produser Korie Rae ini sudah tidak asing lagi di dunia film animasi Pixar. Wanita ini merupakan seorang produser resmi dari Pixar Animation Studios. Ada banyak sekali beberapa film yang sudah dia produseri seperti Monsters, Inc. (2001), The Incredibles (2004), Up (2009), dan Monsters University (2013).

Itulah beberapa fakta menarik dari film animasi Onward. Apakah kamu sudah siap ikut berpetualang dengan dua saudara Lightfoot ini?

Fakta Mengenai Film Guns Akimbo

Fakta Mengenai Film Guns Akimbo

Supervideofree.net – Kehadiran film hollywood tiada henti-hentinya menghiasi layar lebar di bioskop Indonesia. Pada awal Maret lalu, bioskop Indonesia akan kehadiran film hollywood baru lagi yaitu Guns Akimbo.

Sekilas film ini menceritakan tentang Miles (Daniel Radcliffe) yang terbangun dari tempat tidurnya dengan dua pistol di kedua tangannya. Miles ternyata terpilih menjadi peserta berikutnya dalam sebuah permainan mematikan. Belum lagi, Miles diteror oleh wanita bernama Nix (Samara Weaving) yang terus-menerus menembaki dirinya.

Setelah anda menonton film tersebut mungkini ada beberapa fakta yang harus anda ketahui, berikut di bawah ini ada beberapa fakta tentang film Guns Akimbo. Check this out.

1. Film ‘Guns Akimbo’ dirilis pertama kali pada tahun 2019
Siapa sangka, ternyata film Guns Akimbo ini sudah dirilis lebih dulu. Film ini dirilis pertama kali pada 9 September 2019 di Toronto International Film Festival, Toronto, Kanada. Namun, film ini akan dirilis secara luas pada sepanjang tahun 2020 ini.

Guns Akimbo telah di rilis di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu. Apakah kamu sudah siap?

2. Sutradara dan penulis naskah cerita dilakukan oleh orang yang sama
Jason Lei Howden merupakan sosok sutradara di balik proses pembuatan film ini. Film Guns Akimbo merupakan pengalaman keduanya menjadi seorang sutradara. Sebelumnya, Jason sudah pernah menyutradarai film Deathgasm (2015) dan sukses mendapatkan rating yang cukup bagus yaitu 6,5/10 dari IMDb. Selain itu, Jason juga menjadi penulis naskah cerita pada film ini.

Nama sutradara ini dikenal luas berkat menjadi tim visual effect pada film box office ternama yaitu The Avengers (2012), The Wolverine (2013), dan War for the Planet of the Apes (2015).

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Teman Tapi Menikah

3. Penuh dengan bintang hollywood ternama
Alasan kenapa film ini sangat dinanti-nanti, karena dihadiri juga oleh berbagai bintang hollywood ternama. Sebagian besar dari kamu, pasti tidak bakal asing lagi. Berikut di bawah ini beberapa daftar pemain yang hadir dalam film Guns Akimbo.

• Daniel Radcliffe, dikenal dari Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (2001) dan beserta sekuelnya.
• Samar Weaving, dikenal dari Three Billboards Outside Ebbing, Missouri (2017) dan Ready or Not (2019)
• Rhys Darby, dikenal dari Jumanji: Welcome to the Jungle (2017) dan Jumanji: The Next Level (2019)
• Ned Dennehy, dikenal dari Mandy (2018) dan Peaky Blinders (2013-2019)
• Natasha Liu Bordizzo, dikenal dari Crouching Tiger, Hidden Dragon: Sword of Destiny (2016) dan Hotel Mumbai (2018)

4. Film ini diproduseri oleh tiga orang
Semakin menarik lagi dari film ini ialah, ada tiga orang produser yang turut berpartisipasi dalam proyek film ini. Sebelumnya, mereka ini juga sudah memiliki pengalaman dalam memproduseri beberapa film ternama.

• Tom Hern, dikenal dari The Dark Horse (2014) dan The Meg (2018)
• Felipe Marino & Joe Neurator, dikenal dari All the Boys Love Mandy Lane (2006) dan The Wackness (2008)

5. Guns Akimbo berada di bawah perusahaan produksi Sabana Film
Sabana Film merupakan salah satu perusahaan produksi film yang dikenal sebagai gudang fim genre crime, action, dan thriller. Pada awal Maret ini, perusaahan produksi film ini kembali merilis film terbarunya, Guns Akimbo.

Sebelumnya, ada juga beberapa film box office yang berada di bawah Sabana Film seperti Shot Caller (2017), I See You (2019), Light of My Life (2019) dan masih ada lagi.

Itulah beberapa fakta film Guns Akimbo, aksi permainan menegangkan dan mematikan. Apakah kamu sudah memahami beberapa faktanya dan siap ikut beraksi dalam film ini?

Fakta Mengenai Film Teman Tapi Menikah

Fakta Mengenai Film Teman Tapi Menikah

Supervideofree.net – Kisah cinta Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion yang diangkat dalam sebuah novel kini difilmkan. Diproduksi oleh Falcon pictures, novel yang sukses membuat banyak anak muda baper ini telah tayang bulan Maret 2018 lalu. Kisah Ayu dan Ditto mungkin dapat dikatakan menjadi kisah friendzone dengan ending termanis sampai saat ini.

Ayu dan Ditto saat ini sudah menikah dan memiliki seorang buah hati bernama Dia Sekala Bumi. Ditto dan Ayu mengaku tidak menyangka dan surprise akan sambutan hangat masyarakat saat buku mereka pertama kali diluncurkan. Seolah tak habis-habis, kejutan selanjutnya datang saat Falcon Pictures menawarkan untuk mengangkat kisah ini dalam sebuah film layar lebar. Sebelum nonton filmnya, yuk simak beberapa fakta mengenai film teman tapi menikah  di bawah ini, dijamin bikin baper deh.

1. Diangkat dari kisah nyata dua sahabat
Film dengan judul Teman Tapi Menikah ini merupakan kisah nyata yang dialami oleh Ayu dan Ditto. Bersahabat selama kurang lebih 14 tahun, Ayu dan Ditto justru tidak pernah merasakan rasanya pacaran karena Ditto tidak pernah meminta ayu menjadi pacarnya namun langsung menjadi istrinya. Keduanya bersahabat sejak di bangku SMP, tetap bersama selama SMA dan kuliah dan sampai akhirnya menikah dan punya Sekala seperti sekarang.

Ayu dan Ditto mengaku karena sudah terbiasa dekat sebagai teman, justru kadang hal-hal romantis yang kerap dilakukan pasangan suami istri jarang mereka lakukan. Hal ini terjadi karena masih merasa aneh harus bersikap romantis satu sama lain. “Kalau dibayangin aneh. Geli,” kata Ayu. “Karena emang se-temenan itu, jadi kadang suka skip mesra-mesraan,” katanya lagi.

Menurut Ayu, cara bicara dan berkomunikasi antara dirinya dan Ditto tidak berbeda dengan ketika mereka masih berstatus sahabat semasa sekolah dulu. “Gak mesra karena gak bisa,” kata Ayu.

“Mau suap-suapan tapi jijik duluan. Akhirnya gak jadi,” kata Ayu disambut tawa Ditto. Namun ternyata setelah kehadiran Sekala, baik Ayu dan Ditto ingin mencoba untuk menjadi lebih mesra lagi agar Sekala dapat mencontoh hal baik dari orang tuanya.

2. Novel Best Seller karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto
Dirilis pada pertengahan tahun 2016, Novel Ayu dan Ditto dengan judul Teman Tapi Menikah laris di pasaran. Menjadi salah satu novel best seller, baik Ayu dan Ditto sama-sama bersyukur atas sambutan masyarakat. Saat Novel diterbitkan, Ayu dan Ditto kerap melakukan roadshow baik untuk sekedar talkshow di tempat-tepat yang mengundang mereka, mereka juga dengan senang hati berbagi kisah dalam bedah buku yang mereka adakan.

Saat ditanya mengenai kisah pertama kali akhirnya TemanTapiMenikah dibukukan, Ditto mengaku sempat tidak percaya. “Awalnya takut email yang masuk dari edtior itu bener atau enggak,” katanya bercerita.

“Tapi editor terus bilang bahwa cerita ini sebenernya banyak dialamin sama temen-temen, cuman gak ada yang berani cerita. Pihak penerbit minta untuk coba tulis dan ternyata dapat respon luar biasa,” kata Ditto

Buku #TemanTapiMenikah sendiri terdiri dari dua buku. Film Teman Tapi Menikah produksi Falcon Pictures kali ini diangkat dari buku TemanTapi Menikah yang pertama. Banyak kisah menarik, lucu yang sukses bikin baper millenials dalam novel ini. Cerita yang sepertinya dekat dengan banyak masyarakat, membuat novel best seller ini akhirnya difilmkan.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Live Action Aladdin

3. Diperankan Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla
Dalam film Teman Tapi Menikah ini Adipati Dolken yang terpilih untuk berperan sebagai Ditto Percussion. Sedangkan yang akan berperan menjadi Ayudia adalah aktris pendatang baru yang namanya sedang menjulang yakni Vanesha Prescilla. Adipati dan Vanesha beradu akting di bawah arahan sutradara Rako yang sudah berpengalaman menggarap film-film kenamaan seperti Malaikat Tanpa Sayap dan turut membantu dalam produksi film Ada Apa Dengan Cinta (AADC).

“Film ini menjadi tantangan buat saya. Merubah bahasa novel menjadi sebuah film serta kisahnya yang dekat dengan penonton Indonesia, bagaimana dari teman dan lantas menikah,” kata Rako.

Di sisi lain, Rako mengaku senang dapat bekerja sama dengan Adipati dan Vanesha. “Sebelumnya sudah pernah kerja sama dengan Adipati,” kata Rako. “Vanesha anaknya terbuka dan mau membaur dengan semua crew, jadi enak, mau belajar,” katanya saat diminta tanggapannya bekerja pertama kali dengan Vanesha.

Adipati Dolken mengaku senang dapat memerankan sosok Ditto dalam film ini. Tantangan terbesar dalam memerankan Ditto dalam film ini adalah perihal keahlian Ditto bermain Percussion. “Ada latihan, sering ke rumah Ditto untuk latihan, dan gak gampang ternyata main Percussion itu,” kata Adipati.

Tidak berbeda dengan Adipati, Vanesha yang namanya sedang naik daun sebagai aktris pendatang baru juga mengaku senang dapat memerankan sosok Ayu dalam film ini. Yang menjadi tantangan bagi Vanesha adalah memerankan sosok yang memang real ada.

4. Tidak persis sama seperti di novelnya
Saat kisah dari sebuah novel diangkat menjadi film, tentu banyak hal yang mungkin akan dipotong dan tidak semuanya sesuai dengan yang tertulis di novel. Hal serupa juga terjadi dalam film Teman Tapi Menikah yang akan tayang 29 Maret 2018 mendatang. Beberapa hal di novel tidak turut ditunjukan dalam film.

Menurut Ayu dan Ditto pada novel mereka secara gamblang semua dituliskan apa adanya sesuai dengan kejadian nyata. “Termasuk nama-nama mantannya,” kata Ayu diiringi tawa. Namun dalam film nanti akan ada beberapa hal yang disamarkan dan diubah, termasuk nama-nama mantan pacar Ayu dan Ditto.

Tidak hanya itu, Rako mengatakan hal lain yang diubah adalah setting dari latar yang akan digunakan. “Kisah di novel itu kan tahun 90-an, tapi kami buat di film tahun sekarang, biar kena sama anak sekarang,” kata Rako.

Selain itu, menurut Rako dalam novel Ayu dan Ditto dituliskan dari sudut pandang Ditto dan dilengkapi dengan isi perasaan Ayu. “Di film nanti fokus dari sisi sudut pandang Ditto,” kata Rako. “Motivasi Ditto untuk memenangkan hati Ayu tuh diperjelas,” katanya.

5. Jadi kisah inspiratif agar terlepas dari friendzone
Banyak yang mengatakan bahwa kisah TemanTapi Menikah ini adalah kisah friendzone dengan ending cerita paling manis karena diakhiri dengan pernikahan dan hidup bahagia. Namun Ayu sendiri menolak sebenarnya jika hubungannya dan Ditto dikategorikan sebagai friendzone.

“karena gue kan temenan tulis aja. Gak ngarep,” kata Ayu. “Iya mengagumi. Orangnya gigih, pol polan kalau udah soal musik. Akhirnya lepas dari friendzone itu pas Ditto bilang suka gue. Pada saat itu gue gak menolak. Tapi malah penasaran, kok bisa ya suka sama gue? Sejak kapan? Malah gue tanya-tanya,” kata Ayu bercerita.

Bagi Ditto sendiri hubungan friendzone dapat diselesaikan saat salah satu pihak berani untuk mengakui perasaan. “Kalau mau lepas dari friendzone harus ada yang berani ngomong,” kata Ditto. Bagi Ditto kini tidak ada lagi rasa percaya akan persahabatan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan. “Gak (percaya laki-laki dan perempuan itu bisa bersahabat) karena cowok penuh dengan teka-teki. Pertimbangannya banyak,” kata Ditto.

Fakta Mengenai Film Live Action Aladdin

Fakta Mengenai Film Live Action Aladdin

Supervideofree.net – Film live action, Aladdin, adalah film yang paling ditunggu bagi penggemar Disney di seluruh dunia. Film garapan sutradara Guy Ritchie adalah remake dari film Aladdin versi kartun yang tayang pada tahun 1992.

Meskipun paling ditunggu, film ini menuai kontroversi dari Naomi Scott yang dinilai kurang pantas memerankan Putri Jasmine sampai Genie yang awalnya dikira tak berbadan biru. Tapi di balik kontroversi itu, terdapat beberapa fakta yang menarik mengenai film live action aladdin. Yuk kita simak!

1. Lokasi syuting berada di Yordania
Yordania adalah tempat yang dipilih oleh pihak Disney. Dan Lin dan para kru ingin film Aladdin dibuat se-authentic mungkin. Wadi Rum menjadi salah satu tempat yang dipilih Disney dalam pengambilan gambar film ini. Wadi Rum adalah padang pasir luas dengan

bebatuan raksasa. Ketika mengunjungi tempat ini, kita akan merasa seperti di Mars. Para Ilmuan bahkan menjulukinya sebagai Mars-nya Bumi. Sebelum Aladdin, tempat ini juga pernah menjadi lokasi syuting film The Martian.

2. Naomi Scott “menipu” kru
Naomi Scott mengaku “menipu” para Kru sehingga ia berhasil mendapatkan peran Putri Jasmine di Film Aladdin. Naomi yang memiliki karakter tomboy, tiba-tiba mengubah dirinya menjadi gadis feminin bak seorang putri pada saat audisi.

Ia rela pergi ke sebuah toko pakaian Topshop di Jalan Oxford, London untuk membeli gaun bewarna biru, bercorak bunga-bunga untuk memancarkan aura femininnya. Selama audisi, ia selalu mengenakan pakaian feminin sampai akhirnya ia didapuk menjadi pemeran Putri Jasmine.

“Ketika aku muncul di latihan pertama, aku mengenakan baju olahraga. Aku seperti ingin mengatakan, ‘Inilah aku yang sebenarnya. Ha ha, aku menipu kalian!'” ujar Naomi Scott.

3. Agrabah dibuat nyata! Proses pembuatanya memakan waktu hampir 4 bulan, luasnya dua kali lapangan bola!
Kota Agrabah adalah kota fiksi yang merupakan kota perpaduan budaya Arab dan Persia. Para kru perlu membuat kota tersebut. Pembuatan kota ini tidak main-main karena menghabiskan waktu hampir 4 bulan, yaitu 15 minggu karena kota Agrabah dibuat seluas dua kali lapangan sepak bola.

4. Dinding dua di film Aladdin dilapisi berlian asli!
Salah satu tempat di film Aladdin adalah Cave of Wonders, di mana Aladdin menemukan lampu ajaib. Melansir dari Entertainment Tonight, bahwa dinding gua dilapisi oleh perhiasan asli, namun perhiasan yang tergeletak di lantai terbuat dari karet supaya aman bila terinjak.

5. Zayn Malik memilih Zhavia untuk menjadi rekan duetnya
Zayn di bebaskan untuk memilih rekan duetnya untuk menyanyikan A Whole New World, soundtrack film Aladdin. Ia memilih Zhavia Ward, penyanyi muda yang memiliki suara kuat. Menurut Zayn, suara Zhavia bisa menjadi warna baru di lagu ini.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Foxtrot Six Dari Indonesia

6. Sulitnya mencari pemeran Aladdin
Pihak Disney benar-benar berusaha keras menggarap film ini. Guy Ritchie dan casting director Randi Hiller mengadakan audisi dari London, Abu Dhabi sampai India dan melibatkan 2000 orang. Sang sutradara dibuat pusing karena pihak Disney meminta pemeran Aladdin adalah aktor berumur sekitar 20-an dan berasal dari Timur Tengah atau Gujarat. Selain itu, ia harus pandai menyanyi dan menari. Duh, totalitas banget ya.

7. Banyak pemeran tambahan dari Timur Tengah
Sempat beredar kabar bahwa banyak pemain di film tersebut yang merupakan orang kulit putih namun didandani menjadi orang Timur Tengah. Disney membantah pernyataan tersebut dengan menambahkan banyak pemain figuran yang berasal dari Timur Tengah.

“Mereka ingin film ini terasa asli sehingga tim produksi menyewa lebih banyak orang Timur Tengah untuk adegan keramaian,” ujar seorang sumber dilansir dari Aceshowbiz.

8. Disney sempat melirik Dev Patel, Riz Ahmed dan Tara Sutaria untuk memerankan Aladdin dan Jasmine
Dev Patel adalah aktor berkebangsaan Inggris berusia 29 tahun. Orangtuanya merupakan keturunan Gujarat yang beragama Hindu. Riz Ahmed adalah aktor Inggris keturunan Pakistan yang berumur 37 tahun. Keduanya sempat dilirik Disney menjadi pemeran Aladdin.

Namun pilihan akhirnya jatuh pada Meena Massoud, aktor Inggris yang berasal dari Mesir, berumur 28 tahun. Sementara Tara Sutaria adalah aktris, penyanyi dan penari asal India. Dilansir dari Freepressjournal.in Tara Sutaria mengungkapkan ia seharusnya bermain di Film Aladdin sebagai Jasmine.

Dia bahkan pergi ke London dan tinggal di sana selama beberapa bulan untuk bekerja. Tetapi ia tidak bisa menyelesaikannya. Ketika ditanya mengapa ia meninggalkannya, Tara Sutaria tak bisa mengungkapkan alasannya hingga akhirnya peran itu jatuh pada Naomi Scott.

Fakta Mengenai Film Foxtrot Six Dari Indonesia

Fakta Mengenai Film Foxtrot Six Dari Indonesia

Supervideofree.net – Industri perfilman Indonesia tampaknya kian mengembangkan kualitasnya dari waktu ke waktu. Banyak sutradara Indonesia yang mulai menggandeng pekerja film Hollywood untuk berkolaborasi dalam penggarapan film tanah air. Salah satu film kolaborasi Indonesia dan Amerika yang paling dinanti tahun ini adalah film Foxtrot Six yang telah tayang pada 21 Februari 2019 lalu. MD Pictures selaku rumah produksi film ini bekerja sama dengan Rapid Eye Production, rumah produksi asal Texas, Amerika Serikat.

Film Foxtrot Six disutradarai oleh Randy Korompis yang juga merupakan debut Randy dalam industri perfilman setelah naskahnya dilirik oleh produser ternama Hollywood, Mario Kassar. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa fakta mengenai film Foxtrot Six dari Indonesia :

1. Film laga yang menegangkan
Film Foxtrot Six merupakan film yang mengangkat genre action atau laga sehingga banyak menampilkan adegan perkelahian serta pertempuran menggunakan senjata api. Selain itu banyak pula adegan menantang yang akan menambah ketegangan saat menyaksikan film ini. Di antaranya adalah adegan lift yang terjatuh, adegan skydive, serta pertarungan antara manusia melawan robot.

2. Mengisahkan tentang Indonesia di masa depan
Film Foxtrot Six bercerita tentang kondisi Indonesia pada rentan waktu 12 tahun ke depan. Dikisahkan, seorang mantan anggota marinir bersama teman-temannya berjuang menyelamatkan Indonesia dari kemiskinan dan kepemimpinan sebuah partai pemberontak yang kejam. Mereka kemudian membuat tim yang beranggotakan 6 orang. Film ini juga akan menggambarkan Indonesia yang belasan tahun ke depan akan lebih dikendalikan oleh teknologi juga robot-robot canggih.

3. Kolaborasi dengan produser ternama Hollywood
Nama produser ternama Mario Kassar mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta film di seluruh dunia. Pasalnya Mario sebelumnya telah memproduseri sejumlah film populer Hollywood, di antaranya adalah film Rambo: First Blood Part II, Total Recall, Terminator 2: Judgement Day dan Bassic Instict. Ia bersama Andrew G. Vajna pernah mendirikan Carolco Pictures pada 1970-an.

4. Dibintangi aktor dan aktris ternama tanah air
Film Foxtrot Six dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama tanah air, di antaranya adalah Oka Antara, Verdi Solaiman, Chicco Jerikho, Arifin Putra, Rio Dewanto, Mike Lewis, Miller Khan, Cok Simbara, Edward Akbar serta aktris cantik Julie Estelle dan Aurelie Moeremans.

5. Penambahan efek CGI
Proyek penggarapan film Foxtrot Six sudah dimulai pada 2015. Namun, proses syuting baru mulai dilakukan di tahun 2017. Foxtrot Six ini merupakan film aksi pertama di Indonesia yang didukung teknologi computer graphics interface (CGI) penuh. Penggunaan CGI ini diharapkan bisa memberi hasil visual yang menarik. Tak tanggung tanggung, visual efek dan CGI untuk film ini dikerjakan langsung oleh Andrew Juano yang telah sukses menggarap beberapa film seperti Walking Dead serta Life of Pie.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Time to Hunt

6. Bootcamp ala militer saat persiapan syuting
Sebelum proses syuting dilakukan, enam pemain utama Foxtrot Six yaitu Oka Antara, Verdi Solaeman, Rio Dewanto, Chicco Jerikho, Arifin Putra dan Mike Lewis melakukan bootcamp ala militer. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat keenam pemain utama film ini lebih kompak sebagai tim seperti peran yang mereka bawakan. Di bootcamp itu mereka menguji kekompakan dengan banyak melakukan hal bersama dari mulai makan, tidur hingga menyelesaikan simulasi misi penyelamatan seseorang dari sebuah gedung lantai dua dengan pembagian peran sesuai karakter masing-masing di dalam film.

7. Aktor dan aktris ‘dilayani’ dengan standar Hollywood
Penggarapan film ini dilakukan dengan standar Hollywood, dimana segala sesuatunya benar-benar diperhatikan secara detail. Para aktor dan aktris yang terlibat di film ini mengaku mendapat pengalaman baru dari mulai dari proses syuting dilakukan tidak lebih dari 12 jam perhari yang dilakukan untuk menjaga mood dan konsentrasi para pemain. Hingga adanya tim khusus yang meliputi ahli gizi yang mengatur makanan para pemain, hingga pelatih dialek karena di film ini menggunakan percakapan aksen American-English.

8. Trailer resmi film Foxtrot Six sudah dirilis sejak 4 Desember 2018
Trailer resm film Foxtrot Six telah dirilis oleh channel YouTube MD Pictures dengan durasi 2 menit 31 detik dan telah ditonton sebanyak lebih dari 3 juta kali. Trailer ini juga mendapat banyak respon positif yang mengaku antusias dengan gebrakan baru film Indonesia ini.

Fakta Mengenai Film Time to Hunt

Fakta Mengenai Film Time to Hunt

Supervideofree.net – Popularitas Choi Woo Shik semakin melesat setelah membintangi film sukses, Parasite (2019). Setelah Parasite berhasil menang di SAG Awards pada Januari lalu, pemeran Kim Ki Woo di film garapan Bong Joon Ho tersebut dikabarkan segera comeback di film baru.

Film yang berjudul Time to Hunt tersebut tak hanya dibintangi Choi Woo Shik, namun juga Lee Je Hoon dan Ahn Jae Hong, lho. Gak kalah berkualitas dari film-film yang dibintangi Choi Woo Shik sebelumnya, yuk simak beberapa fakta menarik mengenai film Time to Hunt !

1. Mengangkat tema dystopian yang unik abis
Dystopian atau distopia merupakan salah satu tema yang sering diangkat dalam karya fiksi, termasuk film. Meski begitu, industri perfilman Hollywood-ah yang lebih sering mengangkat tema mengenai distopia, yakni dunia imajiner yang penuh dengan hal-hal tidak menyenangkan, seperti kemiskinan dan kelaparan.

Karena itu, film Time to Hunt menjadi salah satu yang paling ditunggu pencinta sinema mengingat film ini mengangkat tema distopia! Bercerita di suatu masa saat kemiskinan merajalela, empat sekawan berusaha melakukan kejahatan. Namun mereka justru dikejar-kejar oleh seorang pria misterius.

2. Judul awalnya bukanlah Time to Hunt
Dilansir dari asianwiki.com, film yang bergenre thriller dan action ini pada awalnya bukan menggunakan judul bahasa Inggris Time to Hunt. Film yang berjudul asli 사냥의 시간 atau Sanyangui Shigan ini awalnya “diterjemahkan” menjadi The Night of the Hunter. Namun kemudian diganti menjadi Time to Hunt menjelang perilisan.

3. Menjadi reuni antara sang sutradara dan dua pemeran utamanya
Film Time to Hunt merupakan garapan dari sutradara Yoon Sung Hyun. Uniknya, film ini juga menjadi reuninya dengan dua aktor, yaitu Lee Je Hoon dan Park Jung Min. Sebelum Time to Hunt, ketiganya sudah bekerja sama dalam film bertajuk Bleak Night (2010) yang berhasil memenangkan banyak penghargaan.

Baca Juga : Fakta Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah

4. Merupakan film comeback Lee Je Hoon setelah tiga tahun
Lee Je Hoon terkenal karena perannya di KDrama Signal dan banyak film, seperti Architecture 101 (2012). Namun setelah membintangi I Can Speak pada 2017 lalu, Lee Je Hoon tak mengambil proyek film apa pun. Karena itu, Time to Hunt pun menjadi film comeback-nya setelah tiga tahun.

5. Menjadi film kedua Ahn Jae Hong yang dirilis tahun 2020
Ahn Jae Hong merupakan salah satu aktor Korea yang produktif membintangi film. Misalnya, di tahun 2020 ini, dua filmnya dirilis dalam jangka waktu sebulan. Sebelum Time to Hunt yang dijadwalkan rilis pada bulan Februari, film komedi Ahn Jae Hong yang berjudul Secret Zoo sudah terlebih dulu diputar di bioskop mulai 15 Januari.

6. Termasuk salah satu film yang akan diputar di Berlin International Film Festival ke-70
Dilansir dari forbes.com dan hollywoodreporter.com, film Time to Hunt akan memiliki special gala screening di Berlin International Film Festival ke-70! Merupakan salah satu dari festival film terbesar di dunia, Berlin International Film Festival akan digelar mulai 20 Februari hingga 1 Maret mendatang.

7. Dibintangi sederet aktor ternama
Kualitasnya gak kaleng-kaleng, film Time to Hunt menggaet nama-nama besar industri perfilman Korea. Di antaranya, ada Lee Je Hoon yang akan berakting sebagai Joon Seok, Ahn Jae Hong sebagai Jang Ho, Choi Woo Shik sebagai Ki Hoon, Park Jung Min sebagai Sang Soo, Park Hae Soo sebagai Han, dan masih banyak lagi.

Fakta Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah

Fakta Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah

Supervideofree.net – Sosok Emak dan Abah dalam sinetron Keluarga Cemara yang sempat ramai di tahun 1996 silam kini kembali hadir menyapa penggemarnya. Kali ini, dengan judul yang sedikit berbeda yaitu Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah akan ditayangkan menjadi sebuah film yang disutradarai Dedi Setiadi sekaligus pemeran sinetron Keluarga Cemara seperti Adi Kurdi, Novia Kolopaking, Ceria Hade dan beberapa nama baru ikut terlibat. Rencananya, film dengan genre drama keluarga ini akan meluncur di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 16 April mendatang.

Diproduksi oleh Alimi Pictures, pada hari Rabu (4/3) di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta, kru bersama pemain membagikan pengalaman seru sekaligus launching poster dan trailer film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai fakta menarik terima kasih emak terima kasih abah :

1. Kembalinya Novia Kolopaking ke dunia hiburan setelah 20 tahun
Lama tak terlihat di layar kaca, pemeran Emak yaitu Novia Kolopaking akhirnya kembali berakting. Ia tak dapat menyembunyikan rasa rindu bisa kembali bermain dengan pemain sinetron Keluarga Cemara lainnya. “Terakhir syuting 20 tahun lalu, kalau saya mau syuting lagi saya berpikir untuk bahagia,” ujarnya.

Novia melanjutkan alasan utama dirinya menerima tawaran kembali memerankan Emak adalah sang sutradara, Dedi Setiadi yang juga menjadi sutradara sinetron Keluarga Cemara dahulu. “Karena diajak Om Dedi, kalau Om Dedi yang ngajak dan bisa bikin bahagia, saya mau. Ini sekaligus menjadi reunian, itu yang utama,” tambahnya.

2. Film ini tidak ada kaitannya dengan film Keluarga Cemara
Mungkin kamu menyangka bahwa film ini merupakan kelanjutan dari film Keluarga Cemara yang sebelumnya diproduksi oleh Visinema Pictures. Selaku Executive Produser, Anas Alimi menegaskan bahwa Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah memiliki cerita yang berbeda. “Film ini sesuai dengan novel yang ditulis oleh FX Rudy Gunawan, hanya saja pemainnya memang pernah main di sinetron Keluarga Cemara. Saya komunikasi dengan Mas Angga soal semuanya, film ini murni benar-benar baru,” ujarnya.

Sempat disebut namanya oleh Anas, sang penulis novel Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah, FX Rudy Gunawan menceritakan tujuannya saat menulis ceritanya. “Sederhana saja, tentang kepedulian akan hal sekecil apa pun, dukungan keluarga juga sangat penting. Saya ingin mengajak orang-orang kembali ke hal yang sederhana ini,” ujar Rudy.

3. Cerita dibuat sederhana tanpa melebih-lebihkan
Bukan hanya pemainnya saja yang reunian, sutradaranya juga lho. Bagi Dedi Setiadi, kembalinya Novia Kolopaking dan pemain lainnya menjadi takdir yang paling indah, “Insya Allah film ini nantinya bisa dikatakan berhasil. Yang jelas, di sinetron Keluarga Cemara itu kita seperti keluarga beneran,” ucapnya.

Dedi juga mengatakan bahwa di film ini nantinya tidak adegan yang dilebih-lebihkan. Cerita akan disajikan secara sederhana selayaknya masalah keluarga yang sering terjadi di Indonesia.

Baca Juga : Film Asia yang Akan Diremake oleh Hollywood

4. Menjadi ajang reuni yang menyenangkan
Selain nama Novia Kolopaking, ada pula Adi Kurdi sebagai Abah, Ceria Hade, Anisa Fujianti dan Pudji Lestari yang kembali beradu akting di project yang sama. Ceria Hade mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya karena bisa kembali dipercaya oleh Dedi untuk bekerja sama dengannya.

Sementara Anisa Fujianti mengaku saat proses syuting berlangsung, tidak ada perubahan ketika ia syuting Keluarga Cemara tempo lalu. “Rasanya sama saja. Kita nostalgia ke zaman di 14 tahun yang lalu. Waktu itu kita pernah liwetan bareng dan sekarang hal itu bisa dilakuin bersama-sama lagi,” ujarnya.

5. Kru dan pemain mengaku tidak mengalami kesulitan
Walaupun pemain lamanya sudah tidak merasa canggung, ternyata nama-nama baru yang muncul di film ini pun mengaku mudah akrab dengan Novia dan yang lainnya. “Senang banget bisa bermain sama pemain senior. Kami merasa berkesan dan cerita ini menggambarkan keluarga yang sederhana,” ujar Cut Ashifa.

Karena mudah akrabnya tersebut, aktris muda Novia Syahrani sampai gak mau berpisah dengan pemain lainnya. “Pas pisah syuting, aku sampai nangis. Karena memang sudah sedekat itu,” ujar Novia.

Itulah 5 fakta seputar film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah. Novia Kolopaking dan pemain lainnya berharap agar film ini bisa memberikan manfaat positif untuk banyak orang. Jangan lupa catat tanggal tayangnya di 16 April 2020 ya.