Fakta Mengenai Film Teman Tapi Menikah

Supervideofree.net – Kisah cinta Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion yang diangkat dalam sebuah novel kini difilmkan. Diproduksi oleh Falcon pictures, novel yang sukses membuat banyak anak muda baper ini telah tayang bulan Maret 2018 lalu. Kisah Ayu dan Ditto mungkin dapat dikatakan menjadi kisah friendzone dengan ending termanis sampai saat ini.

Ayu dan Ditto saat ini sudah menikah dan memiliki seorang buah hati bernama Dia Sekala Bumi. Ditto dan Ayu mengaku tidak menyangka dan surprise akan sambutan hangat masyarakat saat buku mereka pertama kali diluncurkan. Seolah tak habis-habis, kejutan selanjutnya datang saat Falcon Pictures menawarkan untuk mengangkat kisah ini dalam sebuah film layar lebar. Sebelum nonton filmnya, yuk simak beberapa fakta mengenai film teman tapi menikah  di bawah ini, dijamin bikin baper deh.

1. Diangkat dari kisah nyata dua sahabat
Film dengan judul Teman Tapi Menikah ini merupakan kisah nyata yang dialami oleh Ayu dan Ditto. Bersahabat selama kurang lebih 14 tahun, Ayu dan Ditto justru tidak pernah merasakan rasanya pacaran karena Ditto tidak pernah meminta ayu menjadi pacarnya namun langsung menjadi istrinya. Keduanya bersahabat sejak di bangku SMP, tetap bersama selama SMA dan kuliah dan sampai akhirnya menikah dan punya Sekala seperti sekarang.

Ayu dan Ditto mengaku karena sudah terbiasa dekat sebagai teman, justru kadang hal-hal romantis yang kerap dilakukan pasangan suami istri jarang mereka lakukan. Hal ini terjadi karena masih merasa aneh harus bersikap romantis satu sama lain. “Kalau dibayangin aneh. Geli,” kata Ayu. “Karena emang se-temenan itu, jadi kadang suka skip mesra-mesraan,” katanya lagi.

Menurut Ayu, cara bicara dan berkomunikasi antara dirinya dan Ditto tidak berbeda dengan ketika mereka masih berstatus sahabat semasa sekolah dulu. “Gak mesra karena gak bisa,” kata Ayu.

“Mau suap-suapan tapi jijik duluan. Akhirnya gak jadi,” kata Ayu disambut tawa Ditto. Namun ternyata setelah kehadiran Sekala, baik Ayu dan Ditto ingin mencoba untuk menjadi lebih mesra lagi agar Sekala dapat mencontoh hal baik dari orang tuanya.

2. Novel Best Seller karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto
Dirilis pada pertengahan tahun 2016, Novel Ayu dan Ditto dengan judul Teman Tapi Menikah laris di pasaran. Menjadi salah satu novel best seller, baik Ayu dan Ditto sama-sama bersyukur atas sambutan masyarakat. Saat Novel diterbitkan, Ayu dan Ditto kerap melakukan roadshow baik untuk sekedar talkshow di tempat-tepat yang mengundang mereka, mereka juga dengan senang hati berbagi kisah dalam bedah buku yang mereka adakan.

Saat ditanya mengenai kisah pertama kali akhirnya TemanTapiMenikah dibukukan, Ditto mengaku sempat tidak percaya. “Awalnya takut email yang masuk dari edtior itu bener atau enggak,” katanya bercerita.

“Tapi editor terus bilang bahwa cerita ini sebenernya banyak dialamin sama temen-temen, cuman gak ada yang berani cerita. Pihak penerbit minta untuk coba tulis dan ternyata dapat respon luar biasa,” kata Ditto

Buku #TemanTapiMenikah sendiri terdiri dari dua buku. Film Teman Tapi Menikah produksi Falcon Pictures kali ini diangkat dari buku TemanTapi Menikah yang pertama. Banyak kisah menarik, lucu yang sukses bikin baper millenials dalam novel ini. Cerita yang sepertinya dekat dengan banyak masyarakat, membuat novel best seller ini akhirnya difilmkan.

Baca Juga : Fakta Mengenai Film Live Action Aladdin

3. Diperankan Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla
Dalam film Teman Tapi Menikah ini Adipati Dolken yang terpilih untuk berperan sebagai Ditto Percussion. Sedangkan yang akan berperan menjadi Ayudia adalah aktris pendatang baru yang namanya sedang menjulang yakni Vanesha Prescilla. Adipati dan Vanesha beradu akting di bawah arahan sutradara Rako yang sudah berpengalaman menggarap film-film kenamaan seperti Malaikat Tanpa Sayap dan turut membantu dalam produksi film Ada Apa Dengan Cinta (AADC).

“Film ini menjadi tantangan buat saya. Merubah bahasa novel menjadi sebuah film serta kisahnya yang dekat dengan penonton Indonesia, bagaimana dari teman dan lantas menikah,” kata Rako.

Di sisi lain, Rako mengaku senang dapat bekerja sama dengan Adipati dan Vanesha. “Sebelumnya sudah pernah kerja sama dengan Adipati,” kata Rako. “Vanesha anaknya terbuka dan mau membaur dengan semua crew, jadi enak, mau belajar,” katanya saat diminta tanggapannya bekerja pertama kali dengan Vanesha.

Adipati Dolken mengaku senang dapat memerankan sosok Ditto dalam film ini. Tantangan terbesar dalam memerankan Ditto dalam film ini adalah perihal keahlian Ditto bermain Percussion. “Ada latihan, sering ke rumah Ditto untuk latihan, dan gak gampang ternyata main Percussion itu,” kata Adipati.

Tidak berbeda dengan Adipati, Vanesha yang namanya sedang naik daun sebagai aktris pendatang baru juga mengaku senang dapat memerankan sosok Ayu dalam film ini. Yang menjadi tantangan bagi Vanesha adalah memerankan sosok yang memang real ada.

4. Tidak persis sama seperti di novelnya
Saat kisah dari sebuah novel diangkat menjadi film, tentu banyak hal yang mungkin akan dipotong dan tidak semuanya sesuai dengan yang tertulis di novel. Hal serupa juga terjadi dalam film Teman Tapi Menikah yang akan tayang 29 Maret 2018 mendatang. Beberapa hal di novel tidak turut ditunjukan dalam film.

Menurut Ayu dan Ditto pada novel mereka secara gamblang semua dituliskan apa adanya sesuai dengan kejadian nyata. “Termasuk nama-nama mantannya,” kata Ayu diiringi tawa. Namun dalam film nanti akan ada beberapa hal yang disamarkan dan diubah, termasuk nama-nama mantan pacar Ayu dan Ditto.

Tidak hanya itu, Rako mengatakan hal lain yang diubah adalah setting dari latar yang akan digunakan. “Kisah di novel itu kan tahun 90-an, tapi kami buat di film tahun sekarang, biar kena sama anak sekarang,” kata Rako.

Selain itu, menurut Rako dalam novel Ayu dan Ditto dituliskan dari sudut pandang Ditto dan dilengkapi dengan isi perasaan Ayu. “Di film nanti fokus dari sisi sudut pandang Ditto,” kata Rako. “Motivasi Ditto untuk memenangkan hati Ayu tuh diperjelas,” katanya.

5. Jadi kisah inspiratif agar terlepas dari friendzone
Banyak yang mengatakan bahwa kisah TemanTapi Menikah ini adalah kisah friendzone dengan ending cerita paling manis karena diakhiri dengan pernikahan dan hidup bahagia. Namun Ayu sendiri menolak sebenarnya jika hubungannya dan Ditto dikategorikan sebagai friendzone.

“karena gue kan temenan tulis aja. Gak ngarep,” kata Ayu. “Iya mengagumi. Orangnya gigih, pol polan kalau udah soal musik. Akhirnya lepas dari friendzone itu pas Ditto bilang suka gue. Pada saat itu gue gak menolak. Tapi malah penasaran, kok bisa ya suka sama gue? Sejak kapan? Malah gue tanya-tanya,” kata Ayu bercerita.

Bagi Ditto sendiri hubungan friendzone dapat diselesaikan saat salah satu pihak berani untuk mengakui perasaan. “Kalau mau lepas dari friendzone harus ada yang berani ngomong,” kata Ditto. Bagi Ditto kini tidak ada lagi rasa percaya akan persahabatan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan. “Gak (percaya laki-laki dan perempuan itu bisa bersahabat) karena cowok penuh dengan teka-teki. Pertimbangannya banyak,” kata Ditto.